Menelusuri Jejak Sejarah Islam di Yogyakarta

masjid agung kotagede yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu magnet pariwisata Indonesia. Dengan banyaknya tujuan wisata yang dimiliki seperti jln Malioboro, Candi Prambanan, dan Gunung Merapi, Provinsi di Jawa Tengah ini juga menyimpan sejarah tersebarnya agama Islam di Yogyakarta.

Di area yang saat ini menjadi provinsi tersebut, pada zaman dulu merupakan pusat Kerajaan Mataram agama Islam. Oleh karena itu di Yogyakarta banyak wilayah tujuan wisata religi yang dapat di singgahi, tentunya diliputi banyak cerita dan juga legenda yang melatar belakanginya. Salah satunya ialah Pohon Beringin Sunan Kalijaga.

Kotagede

Kotagede merupakan ibu kota Kerajaan Mataram Islam, oleh karena itu disini banyak terdapat lokasi situs peninggalan islam. Salah satu yang populer ialah Masjid Agung Kotagede. Masjid megah yang berlokasi di jln Watu Gilang, Kotagede, ialah salah satu masjid yang tertua di Kota Yogyakarta. Salah satu raja yang paling termasyhur dari kerajaan ini, Sultan Agung, merupakan Raja yang pertama kali membangun masjid ini.

Baca Juga : Ini Dia Obyek Wisata Di Yogyakarta Yang Harus Kamu Kunjungi

masjid agung kotagede yogyakarta
masjid agung kotagede yogyakarta / instagram.com

Hal yang membuatnya unik ialah pada saat pembangunan masjid, banyak dibantu oleh para penduduk setempat yang sebagian besar merupakan penganut Hindu dan Budha. Selain itu, arsitektur masjid juga banyak terdapat ciri khas arsitektur dari kedua agama tersebut.

Pada waktu membangun masjid ini,  bangunan utama yang ada merupakan sebuah langgar (mushola). Kemudian dilanjutkan pengembangan masjid ini oleh Raja Kasunanan Surakarta, yaitu Paku Buwono X. Di dalam masjid ini juga terdapat bedug yang telah berusia ratusan tahun lamanya. Beduk ini merupakan hadiah dari Nyai Pringgit yang sampai saat ini masih dipakai untuk menandakan waktu sholat.

Di halaman Masjid Agung terdapat sebuah pohon beringin yang pada zaman dulu ditanam oleh Sunan Kalijaga. Pohon Beringin ini berumur lebih tua daripada bangunan masjidnya sendiri. Pohon Beringin Sunan Kalijaga ini sangat disakralkan oleh masyarakat sekitar.

pohon beringin kotagede
pohon beringin kotagede / google img

Tidak jauh dari masjid tersebut terdapat makam para Raja, yang juga termasuk Panembahan Senopati. Beliau ialah raja pertama Kerajaan Mataram Islam. Para wisatawan akan melewati 3 gapura jika mau memasuki kompleks makam para Raja ini dan juga diharuskan memakai pakaian adat Jawa.

Dusun Mlangi

Dusun Mlangi berlokasi di sebelah barat laut Kota Yogyakarta. Dusun Mlangi ini ialah sebuah pusat pengembangan Islam di wilayah Yogyakarta. Di sana terdapat sekurangnya sekitar 10 pesantren yang berdiri.

dusun mlangi
dusun mlangi / pict : keyogyakarta.com

Pada zaman dulu, Sri Sultan Hamengku Buwono I pernah memberikan daerah tersebut sebagai hadiah kepada kerabatnya, yaitu Kyai Nur Iman alias Pangeran Hangabehi Sandiyo. Kyai Nur Iman lalu menjadikan dusun mlangi sebagai tempat pengembangan agama Islam dengan cara mendirikan sekolah khusus untuk santri belajar agama Islam.

Masjid Jami’ Mlangi yang berada di sana juga merupakan bangunan yang paling ledendaris di dusun ini.  Hal ini karena Masjid Mlangi dibangun pada waktu Kyai Nur Iman pada tahun 1760-an. Di dalam bangunan masjid terdapat sebuah mimbar yang pada waktu itu dipakai oleh  Kyai Nur Iman untuk berkhotbah. Makam beliau disemayamkan  juga di sebelah selatan Masjid Jami’ Mlangi ini. Yang menjadikannya unik ialah banyak para pria di sana masih banyak yang memakai sarung, baju muslim, dan peci, yang dipakai sebagai pakaian sehari-harinya. Sementara itu, hampir semua kaum perempuan memakai jilbab, ketika di dalam dan di luar rumah. Kesan islaminya sangat kental sekali.

 

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *