Bir yang Tidak Mabuk, Cobain Bir Kotjok Bogor

bir kotjok bogor

Saat ini sudah sangat sulit untuk menemukan minuman tradisional khas kota Bogor yaitu Bir Kotjok. Jika warga Betawi punya Bir Pletok, makan kota Hujan punya Bir Kotjok ini. Walaupun bernama bir, akan tetapi minuman tradisional ini tidak membuat kamu mabuk, malahan memiliki khasiat yang baik untuk stamina dan kesehatan.

Awal mula bir ini ada sejak sekitar tahun 1948. Pada waktu itu, bir kotjok khas Bogor ini terkenal dengan nama bir penganten. Karena penemunya ketika itu menemukan racikan minuman ini khususu untuk acara-acara perayaan pernikahan.

Bir Kotjok Khas Bogor yang Segar

bir kotjok bogor
bir kotjok bogor / instagram.com

Baca Juga : Sensasi Minum Bir Pletok Ditemani Roti

Pada saat itu minuman ini sangat laris di sekitar kawasan pecinan Bogor, khususnya pada saat perayaan pernikahan etnis Tionghoa. Baru pada sekitar tahun 1965, bir yang mempunyai cita rasa segar ini dijual di sekitar Suryakencana-Pasar Bogor.

Resep Bir Kotjok ini terdiri dari berbagai rempah seperti  jahe, kayu manis, cengkeh, gula pasir dan aren. Untuk membuatnya khas, jahe yang digunakan hanya jahe merah.  Seperti kita Ketahui, Jahe merah sangat bagus untuk kesehatan dan sirkulasi darah. Selain itu mempunyai rasa lebih pedas juga lebih  hangat jika dibandingkan dengan jahe biasa.

Minuman sehat ini tidak membutuhkan bahan pengawet untuk meracikny. Kandungan cengkeh yang merupakan salah satu bahan Bir Kotjok ini juga berfungsi sebagai pengawet alami biasanya mampu bertahan selama dua hari.

Jika kamu memesan segelas Bir Pletok ini, kamu akan disajikan dengan aksi menarik dengan cara meraciknya yaitu gayung alumunium yang dalam, kemudian mengaduk atau mengocok sari-sari rempah sampai keluar buih putih dari airnya.

Setelah buih yang dihasilkan dirasa cukup, kemudian baru dituangkan ke dalam gelas besar. Buih yang ada pun akan meluap keluar dan kelihatan seperti bir sungguhan. Busa ini merupakan hasil dari cengkeh yang bertemu kayu manis dan dikocok bersamaan dengan es batu. Pada mulanya terlihat mirip dengan bir pletok khas betawi. Akan tetapi, bedanya  di bahan rempah yang ada serta tidak menggunakan secang dan kapulaga.

Biasanya jika hujan banyak orang yang ramai membeli bir kotjok ini tanpa es batu. Jika kamu penasaran, kamu bisa mampir ke Jalan Suryakencana, lokasinya berada di perempatan Gang Aut, sebelah kiri jika kamu ke arah puncak. Atau kamu juga bisa mampir ke ujung Jalan Roda, Kelurahaan Babakan Pasar. Satu Gelas bir kotjok yang legendaris ini bisa kamu tebus seharga Rp. 5000 saja, tapi harga bisa berubah ya..

Jika kamu berada di Bogor jangan lupa untuk bertandang dan menikmati bir kotjok khas Bogor yang saat ini sudah jarang yang menjual. Warisan kuliner yang satu ini sangat nikmat untuk diminum dingin ketika hari sangat panas atau juga disajikan hangat pas hujan tiba.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *