Belum Punya Paspor? Kita Bikin Sendiri Yuk!

Persyaratan dan Cara Membuat Paspor Baru

Paspor merupakan dokumen penting untuk perjalanan anda keluar negeri. Bagi anda pembaca jalanjajanmurah.com yang belum mempunyai paspor disarankan untuk membuat paspor sendiri, karena prosesnya sekarang yang mudah serta tidak mahal. Paspor adalah sebuah surat dokumen resmi yang harus kita miliki jika kita pergi keluar negeri. Oleh sebab itu, jika mau keluar negeri kita harus mengurus terlebih dahulu paspor kita di kantor imigrasi setempat.

Sekarang ini untuk membuat paspor banyak dilakukan melalui biro jasa atau calo. Bagi mereka yang mempunyai dana lebih serta sibuk dengan pekerjaan tentu saja tidak ada salahnya memakai jasa ini. Tapi jika pertimbangan anda ialah dana serta anda mempunyai banyak waktu, maka sangat mungkin mengurus paspor sendiri dilakukan kapan saja. Sebagai ilustrasi pada tahun 2014 biaya pembuatan paspor pribadi sebesar Rp. 250.000, jika menggunakan Biro Jasa Pembuatan Paspor bisa mencapai Rp. 1.000.000. Lalu manakah yang anda pilih?

Paspor sendiri terbagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama adalah Paspor Hijau yaitu paspor bagi warga negara biasa atau masyarakat umum. Jenis yang kedua adalah Paspor Biru atau paspor untuk pejabat pemerintahan dan lembaga diplomasi atau kedutaan besar Indonesia di luar negeri.

Paspor sendiri berlaku selama 5 tahun, dan harus diperpanjang 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Akan ada denda jika tidak memperpanjang masa berlaku paspor khususnya jika Anda tinggal di luar negeri, namun jika kita ada di Indonesia, maka hal ini tidak berlaku.

Persyaratan dan Cara Membuat Paspor Baru

Persyaratan dan Cara Membuat Paspor Baru
paspor

Bagi anda yang tidak ingin menggunakan jasa biro jasa, dibawah ini akan diberikan informasi mengenai Persyaratan dan Cara Membuat Paspor Baru.

Dokumen yang harus dipersiapkan berupa lampirkan asli dan 1 (satu) lembar fotocopy :

1. Bukti domisili yaitu :
Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan alamat yang sama dan masih berlaku.

2. Bagi Warga Negara Indonesia yang bertempat tinggal di Luar Negeri tanda
Tanda Bukti Penduduk Negara setempat, atau Bukti/ Petunjuk/Keterangan lain yang menunjukan bahwa pemohon bertempat tinggal di Negara tsb, atau bukti telah melakukan kewajiban melaporkan diri di Perwakilan Negara RI.

3. Bukti Identitas diri berupa :

a).Akte / Surat Kelahiran;

b).Ijazah;

c).Akte Perkawinan/Surat Nikah/Surat Baptis;

d).Surat Keterangan lainnya atau dokumen yang dikeluarkan olen Instansi Pemerintah.

4. Bagi Pegawai Negeri Sipil/Polri/TNI/ Karyawan Swasta diperlukan izin dari Instansi yang bersangkutan.

5. Surat Keputusan Ganti Nama sesuai ketentuan yang berlaku.

6. Bagi anak yang berusia dibawah 17 Tahun dan belum menikah melampirkan :

a. KTP Orang Tua yang masih berlaku;
b. KK (Kartu Keluarga) anak terdaftar;
c. Akte Perkawinan/Surat Nikah Orang Tua;
d. Akte Kelahiran;
e. Surat Pernyataan (izin) Orang Tua;
f. Paspor Orang Tua.

6. Bagi yang akan bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar Negeri melampirkan Surat Rekomendasi dari Kemenakertrans.

7. Bagi Anak Buah Kapal (ABK) melampirkan : Buku Pelaut, Daftar ABK (crew list), Surat Rekomendasi dari Nakhoda atau Agen Perusahaan Perkapalan tempat bekerja.

8. Tidak terdaftar dalam daftar pencegahan.

9. Membayar biaya imigrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(sumber : http://www2.kanim-soetta.info/)

Beberapa Tips harus anda perhatikan ketika anda akan membuat paspor baru sendiri :

  • Datanglah ke Kantor Imigrasi setempat yang berada di wilayah Kabupaten atau Kota.
  • Dalam sehari biasanya Kantor Imigrasi hanya memproses 100-150 paspor baru.
  • Datanglah Pagi sekali untuk mengambil nomor antrian, sebagian orang sudah mengantri sejak subuh hanya untuk mengambil nomor antrian.
  • Biasanya loket nomor antrian dibuka pukul 07.00 pagi, biasanya petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen sebelum nomer antrian diberikan kepada andam Keseluruhan loket pengurusan formulir dibuka pukul 08.00 pagi.
  • Setelah loket buka, dengarkanlah baik-baik pengumuman pemanggilan nomer anda untuk loket tertentu.
  • Anda harus membeli formulir permohonan paspor terlebih dahulu. Formulir ini sudah tersedia di loket permohonan paspor di kantor imigrasi tersebut.
  • Isi formulir tersebut sesuai dengan dokumen resmi yang anda miliki. Usahakan tidak ada kesalahan dalam mengisi formulir tersebut. Jika ada yang bingung, anda bisa menanyakan pada petugas di kantor imigrasi yang bertugas untuk membantu proses pengisian formulir.
  • Formulir yang sudah anda isi diserahkan ke loket pendaftaran untuk pembuatan paspor baru anda.
  • Pengambilan sidik jari dan foto biasanya akan dilakukan pada keesokan harinya sesuai dengan nomor antrian yang telah anda miliki.
  • Setelah proses sidik jari dan juga foto, maka selanjutnya ialah tahap wawancara yang bermaksud untuk mencocokkan dokumen asli anda dengan keterangan yang anda tulis pada formulir pembuatan paspor.
  • Setelah wawancara selesai, anda menuju loket pembayaran untuk melakukan pembayaran paspor anda.
  • Setelah melakukan pembayaran, anda kemudian menandatangani buku paspor tersebut kemudian anda akan mendapatkan informasi mengenai kapan paspor tersebut akan selesai.
  • Biasanya paspor akan selesai dalam waktu 7 hari kerja.
  • Simpanlah tanda terima pembayaran untuk pengambilan paspor anda.

Semoga artikel mengenai bagaimana Persyaratan dan Cara Membuat Paspor Baru dapat bermanfaat bagi anda yang merencanakan bepergian ke luar negeri.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *